Informational content adalah konten yang dibuat untuk memberi informasi kepada pembaca. Tujuan utamanya bukan untuk jualan, tetapi untuk membantu orang memahami sesuatu.
Biasanya konten ini menjawab pertanyaan seperti:
- Apa itu SEO
- Bagaimana cara membuat website
- Kenapa website tidak muncul di Google
- Cara kerja mesin pencari
Konten seperti ini sering disebut konten edukasi. Dalam dunia SEO, ini disebut informational content.
Perbedaan dengan konten lain adalah fokusnya. Jika transactional content fokus jualan, maka informational content fokus membantu pembaca.
Tujuan besarnya adalah:
- Memberikan edukasi
- Mendatangkan pengunjung
- Membangun kepercayaan
- Membuat website terlihat ahli
Tujuan Informational Content dalam SEO
Informational content sangat penting dalam SEO karena bisa mendatangkan banyak pengunjung dari Google.
Saat orang mencari jawaban, mereka biasanya mengetik pertanyaan. Jika artikel kamu bisa menjawabnya dengan baik, Google bisa menampilkan website kamu.
Beberapa tujuan utama informational content:
- Mendatangkan traffic organik
- Membangun kepercayaan pembaca
- Menunjukkan keahlian website
- Menjadi pintu masuk calon pembeli
Walaupun tidak langsung menghasilkan uang, konten ini sangat penting. Karena orang biasanya belajar dulu sebelum membeli sesuatu.
Ini disebut bagian atas marketing funnel atau top of funnel.
Ciri-Ciri Informational Content
Informational content punya beberapa ciri yang mudah dikenali.
Biasanya kontennya:
- Menjawab pertanyaan
- Tidak memaksa jualan
- Memberikan penjelasan
- Menggunakan bahasa sederhana
- Lebih fokus ke edukasi
Keyword yang dipakai biasanya juga berbeda. Biasanya menggunakan kata tanya.
Contohnya:
- Apa itu SEO
- Bagaimana cara membuat blog
- Kenapa website lambat
- Cara belajar digital marketing
Semakin jelas jawaban yang kamu berikan, semakin bagus nilainya di mata Google.
Jenis Keyword Informational
Keyword informational biasanya terbagi menjadi beberapa jenis.
Keyword pertanyaan
Keyword ini memakai kata tanya.
Contohnya:
- Apa itu domain
- Apa itu hosting
- Bagaimana cara SEO
- Kenapa website error
Keyword seperti ini biasanya mudah mendapatkan traffic.
Keyword tutorial
Keyword ini biasanya mengandung kata “cara”.
Contoh:
- Cara membuat website
- Cara belajar SEO
- Cara riset keyword
- Cara membuat landing page
Konten tutorial biasanya sangat disukai karena langsung bisa dipraktekan.
Keyword definisi
Keyword ini fokus menjelaskan arti sesuatu.
Contoh:
- Pengertian backlink
- Pengertian domain
- Pengertian hosting
Konten seperti ini bagus untuk membangun topical authority.
Contoh Informational Content
Contoh informational content sangat banyak di internet.
Beberapa contoh yang sering ditemukan:
- Apa itu SEO
- Cara kerja Google
- Cara membuat website
- Cara optimasi kecepatan website
- Cara memilih hosting
Website besar biasanya punya ribuan artikel informational.
Kenapa?
Karena ini cara paling aman untuk mendapatkan traffic besar dari Google.
Manfaat Informational Content
Informational content punya banyak manfaat dalam jangka panjang.
Manfaat utama:
- Traffic bisa sangat besar
- Artikel bisa bertahan lama
- Bisa mendatangkan calon pembeli
- Bisa diarahkan ke konten jualan
Selain itu ada manfaat tambahan:
- Membantu internal linking
- Memperkuat struktur website
- Meningkatkan kepercayaan Google
- Membantu membangun topical authority
Jika kamu serius di SEO, informational content adalah pondasi utama.
Struktur Informational Content yang Baik
Agar artikel mudah dipahami, kamu perlu struktur yang rapi.
Struktur sederhana biasanya seperti ini:
- Judul yang jelas
- Pembukaan masalah
- Penjelasan utama
- Contoh
- Kesimpulan
- Ajakan ringan
Jika struktur rapi, pembaca akan lebih nyaman membaca.
Google juga lebih mudah memahami isi artikel kamu.
Cara Membuat Informational Content yang Bagus
Membuat informational content sebenarnya tidak sulit jika kamu tahu langkahnya.
Langkah sederhana yang bisa kamu ikuti:
Pertama, lakukan riset keyword.
Cari keyword yang banyak dicari orang. Kamu bisa pakai tools seperti Google Suggest atau tools SEO lain.
Kedua, pahami tujuan pencarian atau search intent.
Tanya ke diri sendiri:
Apa yang sebenarnya ingin diketahui pembaca?
Ketiga, buat outline artikel.
Outline membantu tulisan kamu tetap rapi dan tidak melebar ke mana-mana.
Keempat, tulis dengan bahasa sederhana.
Jangan pakai bahasa yang terlalu rumit. Tujuan utama adalah agar pembaca mengerti.
Kelima, tambahkan contoh.
Contoh membuat artikel lebih mudah dipahami.
Keenam, optimasi SEO dasar.
Contohnya:
- Gunakan heading
- Gunakan keyword secara natural
- Buat paragraf pendek
- Gunakan internal link
Jika kamu konsisten melakukan ini, kualitas artikel kamu akan naik.
Kesalahan Umum Saat Membuat Informational Content
Banyak orang membuat kesalahan saat membuat konten informational.
Kesalahan yang sering terjadi:
- Terlalu fokus ke keyword
- Tidak benar-benar menjawab pertanyaan
- Artikel terlalu pendek
- Tidak ada struktur
- Isi artikel berputar-putar
Kesalahan paling besar adalah lupa tujuan utama.
Tujuan utama informational content adalah membantu pembaca.
Jika pembaca puas, Google biasanya akan ikut senang.
Hubungan Informational Content dengan Jenis Konten SEO Lain
Dalam SEO, biasanya ada beberapa jenis konten.
Informational content biasanya menjadi pintu masuk.
Setelah pembaca masuk, kamu bisa arahkan ke konten lain seperti:
- Commercial content
- Transactional content
- Navigational content
- Supporting content
Contohnya seperti ini.
Orang membaca artikel “cara membuat website”.
Lalu di dalam artikel kamu arahkan ke halaman jasa pembuatan website.
Ini strategi yang sering dipakai dalam SEO.
Jadi informational content bukan hanya untuk traffic.
Tetapi juga untuk strategi jangka panjang.
Kesimpulan
Informational content adalah salah satu jenis konten paling penting dalam SEO.
Konten ini fokus membantu pembaca dengan memberikan informasi yang mereka butuhkan.
Jika dibuat dengan benar, manfaatnya sangat besar:
- Traffic stabil
- Meningkatkan kepercayaan
- Memperkuat website
- Membantu penjualan secara tidak langsung
Jika kamu ingin sukses di SEO, mulai dari informational content.
Bangun banyak artikel yang membantu orang.
Karena dalam SEO, website yang paling membantu biasanya yang paling menang.
Leave a Reply