Rangkuman
- EMD adalah domain yang sama persis dengan kata kunci utama.
- PMD adalah domain yang hanya memakai sebagian kata kunci.
- EMD lebih cepat naik di pencarian, tapi lebih berisiko kena penalti.
- PMD lebih aman untuk jangka panjang dan lebih cocok untuk membangun brand.
- EMD sering dipakai untuk proyek cepat atau churn and burn.
- PMD cocok untuk website bisnis atau situs yang ingin berkembang besar.
- EMD punya kekurangan seperti terlihat spam dan sulit dipakai jangka panjang.
- PMD butuh usaha lebih agar kuat di SEO, tapi lebih fleksibel.
- Pilihan terbaik tergantung tujuan: cepat dan berisiko (EMD) atau aman dan stabil (PMD).
Apa Itu EMD
Exact Match Domain atau EMD adalah nama domain yang sama persis dengan kata kunci utama. Jika orang mencari “sepatu murah”, maka domain seperti sepatu-murah.com adalah EMD. Banyak orang memakai EMD untuk membantu naik di pencarian Google.
Biasanya EMD dipakai untuk situs sederhana yang ingin cepat dapat trafik. Karena nama domainnya sudah mengandung kata kunci, Google lebih mudah mengenali topik situs kamu.
Namun, EMD tidak menjamin kamu langsung masuk halaman satu. Kamu tetap harus membuat konten yang bagus dan relevan.
Apa Itu PMD
Partial Match Domain atau PMD adalah nama domain yang hanya mengandung sebagian kata kunci. Contohnya, kamu ingin menargetkan kata “baju anak murah”. Domain seperti tokobajuanak.com termasuk PMD.
PMD lebih fleksibel dibanding EMD. Kamu tidak harus memakai kata kunci secara lengkap. Dengan cara ini, nama domain tetap terlihat alami.
PMD juga lebih bagus untuk branding karena masih terlihat seperti nama toko atau nama bisnis.
Perbedaan EMD dan PMD
Ada beberapa perbedaan penting antara dua jenis domain ini.
- Struktur kata: EMD memakai kata kunci penuh, PMD hanya memakai sebagian.
- Kekuatan SEO: EMD sering lebih cepat naik untuk kata tertentu. PMD lebih stabil untuk jangka panjang.
- Risiko penalti: EMD lebih mudah dicurigai sebagai trik spam jika kontennya buruk.
Kamu bisa memilih berdasarkan tujuan situs kamu. Jika ingin cepat, EMD sering dipakai. Jika ingin aman, PMD lebih cocok.
Kelebihan EMD dan PMD
Keduanya punya kelebihan masing-masing.
Kelebihan EMD
- Membantu Google memahami topik situs.
- Cocok untuk proyek churn and burn.
- Lebih cepat dapat klik dari orang karena nama domain sama dengan kata pencarian.
Kelebihan PMD
- Lebih mudah dibangun sebagai brand.
- Lebih fleksibel untuk membuat banyak topik.
- Lebih aman dari risiko penalti.
Kamu bisa memakai EMD untuk website yang ingin cepat naik. Untuk website jangka panjang, PMD biasanya lebih disarankan.
Kekurangan EMD dan PMD
Tidak ada pilihan yang sempurna. Keduanya punya kekurangan.
Kekurangan EMD
- Risiko tinggi jika konten tipis atau tidak berkualitas.
- Nama domain sering terlihat seperti spam.
- Sulit dipakai untuk jangka panjang.
Kekurangan PMD
- Tidak sekuat EMD untuk kata kunci tertentu.
- Butuh usaha lebih di konten agar bisa bersaing.
- Nama domain bisa kurang menarik jika tidak dipilih hati-hati.
Tips Memilih Antara EMD atau PMD
Agar kamu lebih mudah memilih, kamu bisa memikirkan hal berikut.
Kapan memakai EMD:
- Jika kamu membuat website churn and burn.
- Jika kamu ingin hasil cepat dan tidak memikirkan jangka panjang.
- Jika kamu menargetkan satu kata kunci utama saja.
Kapan memakai PMD:
- Jika kamu ingin membuat website jangka panjang.
- Jika kamu ingin membangun brand yang terlihat profesional.
- Jika kamu ingin menulis banyak topik di satu website.
Untuk proyek cepat, EMD sering dipakai oleh pemain SEO. Namun untuk bisnis yang ingin berkembang, PMD adalah pilihan yang lebih aman.
Kesimpulan
EMD dan PMD adalah dua jenis domain yang sering dipakai dalam SEO. EMD memakai kata kunci penuh, sedangkan PMD hanya memakai sebagian kata. Keduanya bisa membantu kamu mendapatkan trafik.
Jika kamu ingin hasil cepat, EMD lebih cocok. Tapi jika kamu ingin aman dan ingin membuat website yang kuat, PMD lebih baik.
Kamu bisa memilih sesuai tujuanmu. Yang penting, kamu tetap membuat konten yang bermanfaat dan jelas. Dengan begitu, website kamu akan semakin mudah ditemukan di Google.
Leave a Reply